Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

KEBUMEN - Bupati Kebumen KH Yazid Mahfudz, melantik dan mengambilsumpah 115 kepala desa di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Kamis (18/7) pagi. Kepala desa yang dilantik merupakan hasil Pilkades serentak gelombang II pada 25 Juni lalu.

Hadir pada pelantikan itu, Kapolres Kebumen AKBP Robertho Pardede, Dandim 0709 Letkol Inf Zamril Philiang, Pimpinan DPRD Kebumen, Sekda Kebumen H Ahmad Ujang Sugiono SH, Kepala Dispermades P3A Kebumen Frans Haidar, serta sejumlah pajabat lainnya dan para Camat se Kabupaten Kebumen. Mengawali sambutannya, beliau mengucapkan selamat kepada 115 orang Kepala Desa yang baru saja dilantik. Berharap dapat menjalankan amanah tugas, fungsi dan kewajibannya dengan baik dan semaksimal mungkin. Melayani dan membangun desa serta mensejahterakan warganya.

“saya ingatkan bahwa kita sudah berkomitmen untuk menyelenggarakan pemerintahan, pembangunan, dan memberikan pelayanan yang semakin baik”, ungkap beliau.

Guz Yazid berharap agar para Kepala Desa segera mempersatukan kembali warga yang mungkin sempat renggang tali silaturahminya karena pelaksanaan Pilkades. Lakukan komunikasi yang harmonis, sehingga masyarakat secara sadar dan aktif berkiprah membangun desa.

”Hubungan kemitraan perlu terus dipupuk untuk menciptakan situasi yang kondusif. Baik dengan lembaga-lembaga desa, stakeholder, maupun elemen masyaraat yang lain. Sehingga tugas-tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan baik”, tambahnya.

Selain itu, Bupati menjelaskan mengenai masalah Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pembangunan yang tidak lepas dari fungsi pengelolaan APBD, termasuk didalamnya pengelolaan APBDes. Karena itu, APBDes harus dikelola secara akurat, akuntabel, transparan serta tepat waktu. Saya tidak ingin ada kepala desa yang terjerat kasus hukum.

“Saya minta para Kades Baru agar fokus pada pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi kemiskinan penduduk yang masih tinggi dan saya tidak ingin ada kepala desa yang terjerat kasus hukum”, tegas Gus Yazid.

“Saya kira di tingkat desa, kita bisa memanfaatkan teknologi dan informasi sebagai sumber pendapatan dan kemakmuran”, kata bupati.

Para Kepala Desa harus terus mampu mengikuti perkembangan jaman.Begitu juga terhadap penguasaan teknologi. Karena di jaman inilah, teknologi sangat menunjang kemudahan dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat. Serta media efektif untuk promosi, bahkan menjadi sumber pendapatan.