Polling

Bagaimanakah kinerja instansi pemerintah daerah di Kabupaten Kebumen ?
Sangat Baik
Baik
Cukup
Tidak Tahu

Submit Lihat Hasil Polling

Berita / Berita Terbaru / Detail

Pemilihan pelaksana terbaik
gotong royong masyarakat sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka
Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat telah masuk dalam tahap final 3 besar
tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Kebumen pada tahun 2018 masuk dalam 3
besar menyisihkan 15 kabupaten peserta lomba.  Bersaing dengan Kabupaten Semarang dan
Kabupaten Purbalingga dalam penilaian lapangan. Penilaian lapangan dilaksanakan
pada tanggal 26 - 28 Maret 2018 di 3 Kabupaten, dan Kabupaten Kebumen
dikunjungi pada tanggal 26 Maret 2018.

Geliat persiapan penilaian
lapangan telah terasa pada masyarakat di Desa Jatijajar sejak pengumuman 3
besar disampaikan oleh Tim Penilai Provinsi Jawa Tengah. Pengumuman tersebut
secara resmi disampaikan 3 hari setelah Kepala Desa Jatijajar dan Ketua LKMD
sukses dalam menyampaikan presentasinya di Kantor Dispermadesdukcapil Provinsi
Jawa Tengah pada tanggal 16 Maret 2018. Masyarakat bahu membahu dan saling
bekerjasama antar lembaga dan pemerintah desa. Demikian  juga Tim Lomba Desa Jatijajar didampingi Tim
Pendamping Kabupaten Kebumen yang bersinergi dengan baik dalam persiapannya.

Masing - masing bertanggungjawab
pada tugas yang telah diberikan, ada yang mempersiapkan fisik di lapangan untuk
lingkungan di desa, ada yang mempersiapkan administrasi, ada yang mempersiapkan
materi interview, ada yang mempersiapkan pengisian acara dan masih banyak lagi.
Suasana tersebut sangat terasa hangatnya, menggambarkan betapa indahnya
kebersamaan dan gotong royong. Tidak ada satupun wajah yang terlihat muram,
yang nampak hanya ekspresi optimis, semangat, dan bahagia.

Pada hari Senin 26 Maret 2018
penilaian lapangan dihadiri oleh Tim Penilai Provinsi Jawa Tengah yang terdiri
dari beberapa OPD Provinsi Jawa Tengah. Tim disambut oleh Asisten Pemerintahan
dan Kesra, Drs. H. Sabar Irianto didampingi Kepala Dispermades P3A Kabupaten Kebumen
Moh. Amirudin, S.IP, MM. Tim Penilai Provinsi Jawa Tengah diterima di Rumah
Dinas Wakil Bupati Kebumen dan selanjutnya rombongan meluncur ke Desa
Jatijajar. Pembukaan diisi dengan sajian tari gambyong  dan kothek lesung sebagai perwujudan
pelestarian budaya yang masih terjaga sampai saat ini. Dibuka oleh Asisten Pemerintahan
dan Kesra, penilaian dibagi menjadi 2 sesi yaitu sesi interview dan tinjauan
lapangan. Sesi interview dilaksanakan pada 5 bidang yaitu kemasyarakatan,
sosial budaya dan agama, lingkungan, ekonomi, muatan lokal (perencanaan
anggaran dan pembangunan), pendampingan masyarakat. Selain ke 5 bidang tersebut
juga terdapat penilaian bursa pemberdayaan masyarakat yang menyajikan pameran
produk lokal desa dimana dipamerkan  di
dalamnya kerajinan tangan, produk makanan kecil, dan hidroponik. Antusiasme
masyarakat ikut serta menyaksikan terlihat dalam pelaksanaan dari pembukaan
hingga penutupan masih setia di tempatnya masing - masing.

Tinjauan lapangan dilaksanakan
oleh Tim Penilai Provinsi Jawa Tengah secara acak, beberapa titik yang
dikunjungi antara lain poskamling, pos pembayaran PBB, mushola, masjid, GOR,
Goa Barat, reservoir PAMSIMAS, rumah sehat, rumah produksi pelaku UKM, BUMDes,
sekretariat KIK, outbond Dewajati, dan masih banyak lagi. Tentu menjadi momen
yang tepat ketika ada masukan dan saran dari Tim Penilai bagi Desa Jatijajar
demi penyempurnaan sarana dan prasarana Desa Jatijajar.

Akhirnya penilaian lapangan
diakhiri dengan evaluasi dari 5 bidang oleh perwakilan tim penilai, dan ditutup
oleh Wakil Bupati Kebumen. Pada momentum ini banyak hikmah dan pelajaran yang
dapat diambil Dispermades P3A Kabupaten Kebumen dan Desa Jatijajar atas
pengalaman berharga ini. Dengan harapan gotong royong tetap terjaga di dalam
alam pikir masing - masing warga. Kompetisi ini bukan sebagai akhir namun
justru sebagai awal untuk warga lebih menjaga tradisi gotong royong di tengah
kehidupan sekarang yang cenderung individualistis dan kompetitif. Gotong royong
harus dimaknai bukan hanya sebagai slogan, sebatas kata, atau bahkan jargon
namun dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari - hari. Semoga dapat
menginspirasi Desa dan Kelurahan di Kabupaten Kebumen.













Terimakasih kepada Disperkim LH,
Disnaker UKM, Disdik, DPU & PR, Kesbangpol, Bagian Kesra, TP PKK Kabupaten
dan Kecamatan, Kecamatan Ayah, Koramil Ayah, Polsek Ayah yang telah ikut serta
mensukseskan pelaksanaan penilaian lapangan.